Update Berita Terbaru 2019

Saturday, January 26, 2019

On January 26, 2019 by mirajudin in ,    No comments

Pertanyaan apakah haid bisa hamil menjadi salah satu hal yang membingungkan bagi sebagian wanita. Hal tersebut terjadi karena sejak menginjak sekolah dasar, guru biologi akan menjelaskan bahwa darah hanya akan keluar apabila sel telur tidak dibuahi oleh sperma atau yang dikenal dengan menstruasi. Lalu bagaimana kejelasannya? Simak paparan faktanya berikut ini.

Apakah Haid Bisa Hamil?

Ketika wanita mengalami pembuahan, pada umumnya mereka tidak akan mengeluarkan darah menstruasi lagi. Hal tersebut karena darah menstruasi hanya keluar jika sel telur tidak dibuahi oleh sperma. Jika wanita hamil tapi mengeluarkan darah, sudah dapat dipastikan darah tersebut bukan darah menstruasi.
Darah yang keluar ketika usia kandungan masih sangat awal bisa jadi merupakan pendarahan implantasi. Pendarahan tersebut merupakn ciri umum dari masa awal kehamilan dan tidak membahayakan bayi sama sekali. Banyak wanita yang mengalami pendarahan ini dan mempunyai kehamilan yang sehat.
Terjadinya pendarahan implantasi disebabkan oleh embrio yang telah terbentuk akibat pembuahan sel telur oleh sprema tersebut berenang menuju dinding rahim. Ketika proses penempatan dinding rahim tersebut, terjadilah kemungkinan terjadi pendarahan.

Cara Membedakan Darah Menstruasi dan Implantasi

Walau pendarahan implantasi sekilas tampak sama dengan darah menstruasi, namun terdapat beberapa perbedaan mendasar yang harus Anda ketahui. Salah satu perbedaanyya adalah waktu pendarahan tersebut. Jika darah menstruasi bia berlangsung selama beberapa hari, maka darah yang menjadi ciri awal kehamilan inihanya berlangsung beberapa jam saja.
Perbedaan kedua terdapat pada jumlah darah yang dikeluarkan oleh vagina. Darah implantasi hanya berupa bercak darah ringan yang berupa tetesan saja. Sedangkan menstruasi umumnya keluar dengan diawali dengan bercak darah lalu kemudian menjadi deras dan cenderung pekat.   
Selanjutnya warna kedua darah ini pun berbeda. Jika darah menstruasi berwarna merah menyala, maka darah implantasi berwarna merah mudah atau cenderung kecoklatan. Walaupun beberapa kasus wanita mendapatkan darah implantasi berwarna merah mneyala, namun unumnya pendarahan tersebut berwarna merah muda atau coklat.
Kedau pendarahan ini bisa menimbulkan kram perut bagi wanita. Perbedaannya terletak pada seberapa sakit dampak kram yang ditimbylkan. Jika kram akibat implantasi hanya berupa kram biasa dan intensitas rasa sakitnya tidak bertambah, maka kram akibat menstruasi mengakibatkan rasa sakit yang bertambah seiring waktu.  

Fakta Pendarahan Ketika Hamil

Terdapat banyak nama jenis yang disematkan ketika darah keluar dari vagina seorang wanita yang tengah hamil. Jika pendarahan tersebut merupakan implantasi, maka Anda tidak perlu khawatir karena hal tersebut tidak akan membahayakan keselatan bayi dalam kandungan Anda.
Bebreda jika pendarahan tersebut keluar dalam jumlah yang banyak yang disertai rasa sakit. Masalah tersebut bisa membuat mengindikasikan bahwa Anda mengalami keguguran, hamil etopik atau hamil di luar kandungan, hingga hamil anggur atau bentuk janin yang berupa gumpalan kecil bergerombol.  
Setelah Anda mengetahui fakta tentang apakah haid bisa hamil, Anda bisa mulai mengidentifikasi gejala apa saja yang dialami tubuh. Jika masih mengalami kesulitan, sebaiknya kunjungi dokter terdekat untuk mengetahui kondisi tubuh Anda dengan jelas. Untuk mendapatkan informasi menarik lainnya Anda bisa mengunjungi di orami.co.id.

0 comments:

Post a Comment