Update Berita Terbaru 2019

Saturday, September 28, 2019

On September 28, 2019 by mirajudin in , , ,    No comments
Apakah kamu sering bingung untuk memilih jenis oli yang cocok untuk kendaraan pribadi kamu? Dari sekian banyak oli dengan berbagai macam harga, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan sudah banyak perusahan oli yang memproduksi oli mobil dengan berbagai fitur yang canggih. Nah, perusahan oli motor juga tidak mau kalah, di setiap produknya pasti mempunyai beberapa keunggulan yang dimilikinya. Oli sendiri merupakan cairan pelumas yang dibuat untuk melumasi bagian inti  mesin agar seluruh komponen yang ada di dalam dapat bergerak dengan lancar tanpa adanya macet. Bayangkan jika logam bergesekan dengan logam lagi tanpa adanya cairan pelumas di antaranya, pasti akan macet dalam waktu singkat kan? 
Oli juga berguna untuk membersihkan seluruh bagian mesin dari kotoran-kotoran yang tersisa akibat sisa pembakaran mesin. Maka dari itu oli adalah komponen yang sangat penting untuk kendaraan kamu supaya menjadi tahan lama atau awet. Yuk, simak beberapa tips-tips untuk memilih oli motor atau mobil yang baik serta cocok untuk kendaraan kamu.
 1. Kenali Jenis Mesin Kendaraan Kamu
Sumber: Hibuan
Untuk langkah 1 yang harus dilakukan yaitu mengenali jenis mesin kendaraan serta lingkungan dimana kamu akan memakai kendaraan. Kamu harus memperhatikan mulai dari kelembaban udara, debu dan suhu. Kamu tidak perlu ragu dalam mengenai merek oli, karena selama spesifikasinya bisa diterima oleh jenis mesin mobil kamu maka pemilihan oli pun dapat dikatakan benar. Pemilik kendaraan sebaiknya memilih jenis oli yang tepat karena oli ini nantinya akan paling berpengaruh terhadap bahan bakar yang akan kamu gunakan. 
2. Perhatikan Tingkat Kekentalan
Sumber: Mochiunhiet
Memilih tingkat kekentalan oli sangat penting, karena oli memiliki kemampuan untuk melumasi keseluruhan mesin dan ukuran kental bisa mengalir pada temperatur mesin tertentu. Kode pengenal oli yaitu SAE (Society of Automotive Engineers) salah satu badan yang berhak untuk menentukan tingkat kekentalan dan fungsi oli. Angka yang berada di belakangnya menunjukan sebuah tingkatan kekentalan oli tersebut, sedangkan huruf yang ada di belakang angka adalah singkatan dari Winter. Contohnya seperti ini SAE 10W-40 yang artinya oli ini mempunyai tingkat kental SAE 10 di kondisi suhu dingin dan SAE 40 di kondisi panas.
3. Memilih Oli Anti Heat Technology dengan Active polymer
Sumber: Cargurus
Pelumas mesin ini diproduksi untuk menghadapi berbagai medan berkendara seperti panas, kemacetan dan berdebu. Dengan 2 teknologi ini, pelumas akan melapisi bagian mesin internal untuk mengurangi beberapa gesekan dan membebaskan mesin dari noda-noda sisa pembakaran yang mampu menjaga suhu mesin agar selalu stabil. Sehingga mengurangi penggunaan bahan bakar, tarikan enteng, mesin tidak cepat panas, meningkatkan keawetan mesin dan suara mesin jauh lebih halus. Active Polymer sendiri bisa bekerja secara aktif melumasi ke bagian mesin terdalam yang bekerja paling berat.
4. Memilih Oli Sintetis

Sumber: beritasatu.com
Oli sintetis ini mempunyai kelebihan dibandingkan oli mineral yaitu lebih stabil pada suhu tinggi sehingga penguapan menjadi rendah, mencegah adanya endapan karbon di mesin, sirkulasi akan lancar di waktu cuaca dingin, melapisi metal lebih baik. Selain itu oli juga tahan dari oksidasi sehingga lebih awet dan bisa mencegah adanya gesekan dari logam yang berakibat mesin menjadi rusak serta efisien mengandung detergen yang jauh lebih baik untuk membersihkan kerak. 
Oli sintetis lebih dianggap baik daripada semi synthetic karena mempunyai berbagai fitur unggul seperti lebih tahan dari oksidasi, melumasi mesin lebih merata, tidak cepat menguap dan dapat bekerja jauh lebih maksimal meskipun suhu mesin tinggi. Oli ini biasanya disarankan untuk kendaraan yang mempunyai DOHC atau turbom supercharger yang membutuhkan oli lebih baik. 
Dengan memahami 4 tips memilih oli di atas, maka kamu sudah bisa menentukan jenis oli apa yang paling pas untuk mesin kendaraan kamu. Semoga apa yang kami bahas di dalam artikel ini bermanfaat ya!

Wednesday, September 25, 2019

On September 25, 2019 by mirajudin in , , ,    No comments

Saat membuka media sosial, jangan heran jika halaman awal kamu akan dipenuhi dengan selfie. Fenomena ini tentu saja tidak aneh lagi, mengingat selfie sudah menjadi seperti kebutuhan. Saat bangun tidur, pergi ke mall, makan di café, jalan-jalan di tempat wisata yang hits, selalu saja melakukan selfie, dan begitu seterusnya. Tentu saja selfie yang dihasilkan berbeda-beda, tergantung dari jenis kamera yang digunakan, misalnya, handphone dengan empat kamera.

Handphone dengan resolusi kamera yang besar belum tentu menghasilkan gambar selfie yang bagus. Foto selfie tidak hanya semata-mata memiliki gambar dan warna yang jelas, tetapi juga bisa membuat si pelakunya terlihat menjadi lebih cantik dan ganteng. Hasil selfie yang mempesona tentu saja bisa membuat orang lain tertarik, apalagi jika kamu berstatus jomblo. Namun, jika efeknya terlalu berlebihan, maka hasil selfienya terkesan seperti pembunuhan karakter.

Memilih Kamera yang Cocok untuk Selfie

Oleh karena itu, gunakanlah kamera handphone yang memiliki fitur dan spesifikasi yang mendukung jika kamu adalah pecinta selfie. Berikut ini adalah beberapa tips memilih kamera yang cocok untuk melakukan selfie. Simak ulasannya di bawah ini.

1. Memiliki dual selfie camera

Memiliki dual selfie camera atau kamera ganda bisa membuat hasil selfie kamu menjadi lebih cantik dan bagus. Pasalnya, kamera dengan dua kamera yang berbeda tentu memiliki fungsi yang berbeda juga. Jika kamu menginginkan hasil selfie dengan jangkauan yang lebih lebar, maka gunakan mode wide. Dengan begitu, kebutuhan selfie kamu akan terpenuhi.

Selain kamera ganda, ada juga handphone yang didesain dengan empat kamera. Namun untuk saat ini, fitur tersebut belum digunakan untuk kamera depan dan hanya digunakan di kamera belakang saja.

2. Memiliki fitur khusus selfie

Selain memiliki kamera ganda, usahakan kamu juga memilih handphone yang memiliki fitur khusus selfie. Misalnya, efek-efek cantik yang bisa membuat hasil selfie menjadi bokeh. Selain fitur efek, stiker juga bisa menjadi fitur pelengkap agar selfie kamu semakin unik dan cantik. Dengan begitu, kamu pun tidak perlu repot-repot mendownload efek serta stiker karena kedua fitur tersebut sudah tersedia di handphone kamu.

3. Memiliki flash

Fitur yang tidak kalah penting untuk melengkapi aktivitas selfie kamu yaitu flash. Flash ini tentu saja akan sangat berguna jika kamu ingin melakukan selfie di tempat yang gelap atau minim cahaya. 

Dengan begitu, kamu pun tidak perlu menggunakan kamera belakang yang umumnya memiliki flash yang menyilaukan mata. Untuk flash kamera depan itu sendiri, ada yang muncul dari layar handphone, dan ada juga yang keluar dari LED flash.

4. Memiliki desain khusus

Salah satu hal yang tidak kalah pentingnya yaitu memiliki desain khusus yang memudahkan kamu untuk melakukan selfie. Pastikan bodi handphone kamu nyaman dipegang saat berselfie. Jika ukuran handphone-mu terlalu besar, maka hal tersebut akan mempersulit kamu untuk melakukan selfie.

Selain bodinya, tombol pintas dan gesture juga harus diperhatikan. Pilihlah handphone yang memiliki fitur canggih yang bisa mendeteksi gerak gerik kita. Misalnya, kamu cukup mengedipkan mata atau melambaikan tangan saja untuk mengambil gambar tanpa harus menekan tombolnya. Hal ini tentu saja bisa membuat selfie kamu semakin mudah.

Itulah beberapa tips memilih handphone untuk hasil selfie yang bagus. Selain kamera selfie, kamu juga harus memperhatikan kamera utamanya, misalnya yang memiliki fitur kamera empat yang bisa menghasilkan foto bokeh. Semoga bermanfaat.

Friday, September 13, 2019

On September 13, 2019 by mirajudin in , , ,    No comments

Ada banyak sekali kesalahan yang sering dilakukan pada saat membeli ataupun hendak membeli asuransi jiwa. Kesalahan tersebut disebabkan karena minimnya informasi yang didapatkan, sehingga akan membuat biaya pengeluaran bulanan menjadi tidak dapat diperkirakan. Berikut adalah kesalahan yang sering dilakukan dalam membeli asuransi jiwa.

Belum Membutuhkan

Perlu diketahui bahwasanya tidak semua orang membutuhkan asuransi jiwa. Maksudnya disini adalah tergantung dari kondisi atau posisi kamu saat ini. Katakanlah kamu baru lulus kuliah, belum mendapatkan pekerjaan ataupun penghasilan tetap, maka belum terlalu membutuhkan asuransi tersebut. 

Berbeda dengan orang-orang yang sudah menikah dan memiliki anak, mereka akan memikirkan lebih lanjut terkait asuransi jiwa tersebut. Karena jika sewaktu-waktu ada musibah yang terjadi pada keluarga dan kebutuhan hidup bergantung kepada kamu, maka akan menjadi masalah yang cukup serius.

Salah Mengartikan Yang Tertanggung

Ketika membeli asuransi jiwa terpercaya, tentunya terdapat istilah dalam polis yang disebut dikenal sebagai tertanggung. Perlu dicermati bahwa yang tertanggung disini maksudnya adalah mereka yang bisa memberikan nafkah kepada keluarga yang ditinggalkan. Setiap orang yang masih berhubungan dengan orang yang meninggal tersebut dapat ditunjuk sebagai tertanggung. 

Dapat diartikan bahwa tertanggung adalah mereka yang sudah bekerja dan berpenghasilan tetap. Jangan sampai kamu salah menuliskan nama atau menunjuk yang tertanggung dalam polis tersebut adalah istri yang tidak berpenghasilan, anak ataupun orang tua yang sudah pensiun.

Membeli Asuransi Tambahan

Asuransi tambahan atau yang seringkali disebut sebagai rider seringkali dibeli oleh banyak pihak tanpa mengetahui manfaatnya. Akibatnya, biaya premi yang dibayarkan setiap bulannya akan bertambah dan perhitungan keuangan menjadi berubah. Ketahui manfaat dari rider tersebut sebelum membelinya karena bisa jadi tidak bermanfaat untuk saat ini.

Hanya Berfokus Pada Investasi

Banyak orang beranggapan bahwa dengan membeli asuransi jiwa, maka akan mendapatkan keuntungan yang lebih. Padahal keduanya sangatlah berbeda jauh, harga dari investasi bisa saja naik ataupun turun. Jika kamu membayarkan premi sesuai dengan nilai investasi, maka biaya pengeluaran menjadi tidak dapat diperhitungkan dengan tepat. 

Sebaiknya memilih jenis asuransi jiwa yang murni tanpa adanya manfaat investasi didalamnya. Dengan demikian, kamu bisa mendapatkan manfaatnya secara penuh. Jika kamu kebingungan, Generali dapat membantu dalam memilih produk asuransi secara detail dan lengkap.