Update Berita Terbaru 2019

Tuesday, November 12, 2019

On November 12, 2019 by mirajudin in , ,    No comments
Outsourcing bisa diartikan sebagai penggunaan tenaga kerja dari pihak ketiga untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu. Saat merekrut pekerja outsource, perusahaan bisa bekerja sama dengan perusahaan outsource. Perusahaan outsource sendiri merupakan perusahaan yang menyediakan jasa dan menyalurkan tenaga kerja dengan keahlian tertentu ke perusahaan-perusahaan yang membutuhkan. Menggunakan jasa outsourcing Jakarta berarti menghemat anggaran untuk pelatihan, sebab biasanya karyawan outsourcing Jakarta sudah terlatih. Hal ini juga dapat memangkas kegiatan rekrutmen yang menggunakan terlalu banyak biaya. Selain itu, perusahaan dapat fokus ke kegiatan inti bisnis. 
a. Kelebihan outsourcing Jakarta 
  1. Meningkatkan fokus bisnis perusahaan. 
  2. Masuk pada kemampuan kelas dunia.
  3. Mempercepat keuntungan dari re-engineering (teknologi baru).
  4. Membagi risiko usaha. 
  5. Menggunakan sumber yang ada untuk aktivitas yang lebih strategis.
b. Kelemahan outsourcing Jakarta
  1. Perusahaan dapat kehilangan keterampilan kritikal atau mengembangkan ketrampilan yang salah, tidak sesuai dengan dengan kompetensi inti. 
  2. Perusahaan dapat kehilangan keterampilan lintas fungsional, karena adanya penugasan kepada pihak lain. 
  3. Perusahaan dapat kehilangan kendali atau pengawasan pada pemasok. 
  4. Organisasi perusahaan menjadi sangat tergantung pada pihak vendor atas bentuk kegiatan dan sejumlah harga yang ditawarkan kepada perusahaan.
Pada intinya, pekerjaan yang dilakukan oleh pegawai outsourcing adalah pekerjaan yang tidak strategis, atau tidak ada hubungannya dengan pengambilan keputusan penting dalam perusahaan. Ragam pekerjaan yang sering diberikan misalnya petugas kebersihan (cleaning service), pengamanan (security), operator, entry-data, dan pekerjaan spesifik lainnya untuk proyek-proyek tertentu.

Cara Rekrutmen

Mekanisme pengrekrutan pekerja outsourcing Jakarta tidak banyak berbeda dengan metode rekrutmen yang dilakukan perusahaan lainnya. Yang membuatnya berbeda, yang merekrut adalah perusahaan penyedia jasa, bukan perusahaan yang membutuhkan jasa. Jadi setelah direkrut, pegawai tadi akan disalurkan ke perusahaan yang membutuhkan jasa mereka.

Pembayaran Gaji

Yang membayar gaji para pekerja oursourcing adalah perusahaan penyedia jasa itu sendiri. Nantinya perusahaan penyedia jasa akan menagih pada perusahaan yang memakai jasa mereka. Biasanya gaji para pekerja outsourcing yang tidak banyak harus dipotong hingga 30 persen untuk pihak perusahaan penyedia jasa. Yang lebih menyedihkan lagi, banyak perusahaan outsourcing yang tidak transparan untuk hal ini, sehingga yang rugi adalah pekerja outsourcing sendiri. Harus diakui kesejahteraan pekerja outsourcing memang masih tergolong memprihatinkan.

Bekerja dengan Sistem Kontrak

Pekerja outsourcing bekerja berdasarkan kontrak kerja alias tidak permanen. Mereka tidak punya jenjang karir yang bisa dicapai. Bila kontrak habis dan tidak diperpanjang, maka para pekerja ini tidak memiliki posisi tawar yang bagus.
Bila Anda tertarik untuk bekerja sebagai tenaga outsourcing Jakarta, maka baiknya Anda perhatikan beberapa hal, yaitu masa kontrak kerja, gaji, jam kerja, dan tugas kerja. Apstikan hal-hal tersebut sesuai dengan perjanjian saat awal kontrak kerja dibuat.

0 comments:

Post a Comment