Update Berita Terbaru 2020

Tuesday, July 28, 2020

On July 28, 2020 by mirajudin in , ,    No comments

Penyebab asam lambung naik cenderung mirip dengan ciri-ciri gangguan pencernaan lainnya. Karena itu, gangguan kesehatan ini kerap diremehkan dan tak disadari. 

Padahal, asam lambung naik yang berkepanjangan dapat membahayakan kesehatan. Kondisi ini bisa saja berujung pada peradangan dan penyempitan kerongkongan hingga masalah pernapasan. Oleh sebab itu, mengenali gejala asam lambung naik perlu dilakukan sedini mungkin.

Seperti apa gejala asam lambung naik?

Kenaikan asam lambung naik bisa memicu berbagai gejala dan mungkin berbeda pada tiap penderita. Namun secara umum gejala asam lambung naik bisa berupa:

1. Sensasi terbakar di dada (heartburn)

Salah satu gejala asam lambung naik yang paling umum terjadi adalah heartburn. Anda akan merasakan sensasi panas seperti terbakar di dada bagian tengah bila mengalami heartburn.

Sensasi terbakar biasanya berawal dari perut, dan bisa menyebar hingga ke leher hingga punggung. Tak hanya rasa terbakar yang bisa muncul, sensasi seperti ditusuk-tusuk jarum pun bisa terjadi.

Karena mirip dengan angina, gejala asam lambung naik ini bisa saja membuat Anda panik. Cara membedakannya, heartburn umumnya muncul setelah Anda makan. Pasalnya, saat asam lambung naik, jaringan di sepanjang dinding kerongkongan (esofagus) akan mengalami iritasi akibat asam ini. 

Heartburn biasanya semakin memburuk sehabis makan atau saat Anda sedang berbaring serta membungkuk.

2. Regurgitasi

Regurgitasi adalah rasa asam dan pahit akibat asam yang naik dan terasa di bagian belakang mulut atau kerongkongan. Sederhananya, gejala asam lambung naik ini mirip bersendawa, tapi udara yang keluar disertai sedikit muntahan.

3. Bau mulut

Asam lambung yang naik kembali ke esofagus dan mulut bisa memicu aroma tak sedap dalam mulut Anda, tak hanya rasa asam atau pahit. Kondisi ini umumnya terjadi bersamaan dengan regurgitasi.

4. Dispepsia

Dispepsia adalah istilah medis umum untuk kondisi perut yang tidak nyaman. Gejala asam lambung naik ini bisa ditandai dengan perut yang terasa kembung, sakit pada perut bagian atas, mual setelah makan, serta sering bersendawa.

5. Kesulitan menelan

Dalam dunia medis, gejala asam lambung naik satu ini dikenal dengan nama disfagia. Disfagia adalah kondisi di mana Anda membutuhkan usaha dan waktu lebih lama untuk menurunkan makanan ke lambung.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh GERD pada jaringan kerongkongan sehingga menyebabkan kerongkongan mengalami iritasi.

6. Batuk kronis

Asam lambung yang naik ke kerongkongan diduga bisa terhirup ke dalam paru-paru. Iniah yang diperkirakan menjadi korelasi antara batuk kronis dengan gejala asam lambung naik.

Pasalnya, batuk merupakan respons otomatis tubuh untuk mengeluarkan benda apapun yang tidak sengaja terhirup ke dalam saluran napas. Respons ini akan membantu tubuh untuk melindungi diri.

7. Suara serak dan sakit tenggorokan

Saat asam lambung naik ke tenggorokan, hal ini dapat menyebabkan iritasi pada pita suara dan memicu suara serak. Kondisi ini umumnya terasa pada pagi hari ketika Anda bangun tidur. Bila iritasi akibat asam lambung terus-menerus terjadi, kondisi ini juga bisa membuat penderita mengalami sakit tenggorokan. 

Untuk menangani penyebab asam lambung naik, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter agar memperoleh pengobatan yang sesuai.

0 comments:

Post a Comment